Salah satu alasan paling umum mengapa proyek website molor atau hasilnya tidak sesuai ekspektasi bukan karena timnya tidak kompeten, tapi karena brief yang diserahkan di awal tidak cukup lengkap.
Semakin jelas informasi yang kamu berikan sejak awal, semakin cepat dan tepat website kamu bisa dikerjakan. Checklist ini membantu kamu mempersiapkan semua yang dibutuhkan sebelum mulai kerja sama.
Tentang Bisnis Kamu
Nama bisnis dan deskripsi singkat. Siapa kamu, apa yang kamu jual, dan untuk siapa.
Target pelanggan. Siapa orang yang paling mungkin menggunakan produk atau jasa kamu? Usia, pekerjaan, kebiasaan, dan masalah yang mereka hadapi.
Keunggulan dibanding kompetitor. Apa yang membuat bisnis kamu berbeda atau lebih baik dari yang lain? Ini penting untuk menentukan pesan utama di website.
Tone dan karakter bisnis. Apakah bisnis kamu ingin terkesan profesional dan formal, atau santai dan dekat? Ini akan mempengaruhi pilihan desain dan gaya penulisan konten.
Tentang Website yang Ingin Dibuat
Tujuan utama website. Apakah untuk mendapatkan inquiry lewat WhatsApp, menjual produk secara online, menampilkan portofolio, atau tujuan lain yang spesifik?
Jenis website. Landing page, company profile, toko online, atau web app? Kalau belum yakin, bisa didiskusikan bersama.
Halaman apa saja yang dibutuhkan. Misalnya: Beranda, Tentang Kami, Layanan, Portofolio, Blog, Kontak. Daftarkan semua yang kamu bayangkan.
Fitur khusus yang diperlukan. Formulir kontak, galeri foto, integrasi WhatsApp, sistem booking, atau fitur lain yang kamu butuhkan.
Referensi website yang kamu suka. Kumpulkan 2 sampai 5 website dari bisnis lain (tidak harus kompetitor) yang desain atau suasananya kamu sukai. Ini membantu tim memahami selera estetika kamu dengan lebih cepat.
Aset Visual dan Konten
Logo bisnis. Idealnya dalam format PNG dengan background transparan. Kalau belum punya, beritahu timnya dari awal.
Palet warna brand. Kalau sudah punya warna utama bisnis kamu, sertakan kode warnanya (format HEX lebih baik). Kalau belum ada, bisa didiskusikan.
Foto produk atau layanan. Foto asli jauh lebih baik dari stock photo. Siapkan foto dengan resolusi yang cukup baik, minimal 1 MB per foto.
Teks untuk setiap halaman. Deskripsi bisnis, deskripsi setiap layanan, teks halaman tentang kami, dan informasi kontak. Kalau belum siap, tanyakan apakah jasa tersebut menyediakan layanan copywriting.
Testimoni pelanggan. Kalau ada, sertakan beberapa kutipan dari pelanggan yang puas lengkap dengan nama dan foto (opsional).
Teknis dan Infrastruktur
Domain yang diinginkan. Apakah sudah punya domain atau perlu dibantu membelinya? Kalau sudah punya, siapkan akses ke akun registrar domain kamu.
Hosting. Apakah sudah punya hosting sendiri atau mau menggunakan yang disediakan jasa tersebut?
Email bisnis. Apakah butuh email dengan domain sendiri seperti info@namabisnis.com? Ini biasanya perlu disetup terpisah.
Integrasi dengan sistem yang sudah ada. Misalnya: sistem kasir, CRM, atau platform e-commerce yang sudah dipakai. Beritahu timnya dari awal agar bisa dipertimbangkan dalam perencanaan teknis.
Ekspektasi Proyek
Target tanggal live. Apakah ada deadline yang tidak bisa digeser? Misalnya untuk event, peluncuran produk, atau keperluan pitching ke investor.
Budget yang disiapkan. Menyebutkan range budget dari awal membantu tim merekomendasikan solusi yang paling sesuai, bukan yang paling mahal.
Siapa yang akan jadi narahubung dari sisi kamu. Satu orang yang bertanggung jawab memberikan feedback dan persetujuan akan membuat proses jauh lebih lancar dari pada keputusan yang harus melewati banyak orang.
Yang Tidak Perlu Kamu Siapkan dari Awal
Banyak orang menunda menghubungi jasa website karena merasa belum siap. Padahal tidak semua hal harus kamu siapkan sebelum konsultasi pertama.
Kamu tidak perlu sudah tahu persis desain yang diinginkan, tidak perlu sudah menulis semua konten, dan tidak perlu memahami hal-hal teknis seperti hosting atau coding. Itu semua adalah bagian dari diskusi yang akan terjadi selama proses konsultasi.
Yang terpenting adalah kamu tahu tujuan bisnis kamu dan gambaran umum apa yang ingin dicapai lewat website. Sisanya bisa dipandu bersama.
Kalau kamu sudah merasa cukup siap dan ingin mulai, tim Stefra siap menerima brief kamu dan mendiskusikan langkah berikutnya. Konsultasi pertama gratis, tidak ada kewajiban lanjut.